Tips Setting Gitar Dengan Seteman Low Atau Drop Tuning

Leave a Comment
Guitarsquartz.net-Jika pada artikel terakhir membahas tentang seteman rendah, maka kali ini kita akan membahas tentang tips dan trik yang bisa kita gunakan agar gitar semakin nyaman memainkan seteman rendah.
image by PIRO4D, Pixabay

Salah satu tips yang sudah sempat sedikit disinggung pada artikel kemarin adalah mengganti senar menjadi ukuran yang lebih besar. Khususnya untuk tuning dibawah Eb. Namun selain mengganti senar, kita juga harus melakukan setting tertentu saat menerapkan tuning atau seteman rendah. Mari kita lihat Tips Setting Gitar Dengan Seteman Low Atau Drop Tuning selengkapnya.

1. Ukuran Senar
Ukuran senar yang biasa digunakan untuk seteman standar biasanya ukuran 09-42 atau 10-46. Untuk yang ingin tahu lebih banyak tentang senar gitar, bisa membaca artikel berikut ini. Seteman rendah menggunakan dua ukuran senar tadi akan membuat senar terlalu longgar, karena itu seteman rendah identik dengan senar berukuran cukup besar agar memiliki tegangan atau tension yang tidak berbeda jauh dari seteman standar. 

Untuk seteman D (D G C F A D) misalnya, bisa menggunakan senar berukuran 10-52 atau 11-52. Tentunya jika seteman kita makin rendah maka kita membutuhkan senar yang lebih besar juga. Contohnya untuk seteman drop B (B F# B E G# C#), kita mungkin membutuhkan senar dengan ukurran 12-54 atau bahkan 13-65. Sesuaikan dengan kebutuhan dan gaya bermusik kita.

2. Memperbesar Slot Nut
Nut adalah benda yang ada di bagian paling ujung neck gitar, tempat menaruh senar.
Karena kita memakai senar yang lebih besar dari 10-46, kemungkinan besar kita harus sedikit memperbesar slot yang ada pada nut menggunakan kikir atau alat lainnya. Jika tidak yakin melakukannya sendiri maka lebih baik menyerahkannya ke luthier saja hehehe. 


3. Mengatur Truss Rod
Truss Rod adalah batang baja yang ditanam dalam neck gitar. Truss Rod digunakan untuk membantu meluruskan neck gitar, karena suatu saat dapat melengkung setelah pemakaian bertahun-tahun. Senar gitar yang berukuran besar memiliki tension atau tegangan yang besar juga, jadi setting untuk truss rod mungkin diperlukan. Sekali lagi hal ini sebaiknya diserahkan pada luthier atau pengrajin gitar untuk settingnya, karena harus tepat dan presisi.


4. Setting Intonasi di Bridge
Setting intonasi sebenarnya cukup diperlukan setiap kali ganti senar atau tuning agar nada pada fret tidak fales. Untuk seteman rendah atau low tuning dengan senar yang berukuran besar, biasanya kita harus memundurkan saddle pada bridge agar nada pada fret 12 sama dengan harmonik pada fret 12. Dengan sedikit latihan kita seharusnya bisa melakukan setting intonasi sendiri.

5. Ganti Pickup?
Seteman rendah, drop/low tuning pastinya akan menghasilkan sound yang berbeda. Jika soundnya masih oke dengan elektronik bawaan gitar Anda maka tidak ada masalah. Tapi low tuning memiliki kadar bass yang lebih besar, jadi pickup yang lebih ‘bright’ dapat membantu menambah kejelasan nada setiap senar.


6. Setting EQ
Jika mengganti pickup tidak memungkinkan, maka kita bisa menambahkan efek EQ pada pedalboard kita. Sesuaikan dengan kebutuhan kita, bila suara gitar kita menjadi mendem atau terlalu ‘nge-bass ‘ maka tinggal mengurangi bass di EQ, begitu juga sebaliknya. Untuk EQ disarankan untuk lebih dulu ‘mengurangi’ sebelum ‘menambah’. 


Segitu dulu artikel tentang cara setting gitar untuk drop atau low tuning. Jangan ragu untuk membawa gitar ke tempat servis gitar agar settingannya bisa sebagus mungkin. Memang kita jadi mengeluarkan sedikit uang, tapi hasilnya sangat sepadan.

Selamat bereksperimen dengan mencoba berbagai efek untuk mendapatkan sound yang kita inginkan. Dengan low atau drop tuning kita akan mendapatkan suara yang unik dan berbeda. Selamat mencoba!!






0 comments: