IBX5981FE7FCD958 GuitarSquartz.net | Majalah Gitar Pertama Di Indonesia

Guns N Roses Gelar Konser Di Jakarta Pada Akhir Tahun

Leave a Comment
Guitarsquartz.net- Sebelumnya pernah menyapa penggemar mereka di Indonesia 6 tahun lalu, GnR kembali datang menghibur penggemar mereka di Indonesia akhir tahun ini.


Konser tersebut merupakan bagian dari tur dunia berjudul “Not In This Lifetime.”  Axl dan kawan kawan sempat mengunjungi Indonesia di tahun 2012. Sempat juga ada rencana untuk kembali tampil tahun 2015, namun terkendala persoalan internal band. 

Melalui rilis dari Instagram Third Eye Management, dikabarkan GnR akan datang ke Jakarta tanggal 8 November 2018 ini. Untuk tiket presale tampaknya akan habis dengan cepat, sedangkan untuk tiket regulernya diperkirakan tidak sampai satu juta Rupiah.

Kini GnR hanya tersisa 3 personil asli,yaitu Duff McKagan, Slash (Saul Hudson), dan Axl Rose. Personil lain adalah additional dan sudah mengalami beberapa kali pergantian.
Read More...

Mengenal Sustainer, Gitar Jadi Bersuara Panjang Tanpa Henti!!

Leave a Comment
Guitarsquartz.net- Sustain adalah ukuran berapa lama sebuah not berbunyi pada gitar, bass atau instrumen lainnya. Untuk instrumen elektronik, not bisa dimainkan selama mungkin. Sedangkan pada gitar dan bass, lamanya not berbunyi tergantung dari seberapa bagus konstruksinya. Semakin bagus konstruksinya, maka sustainnya akan semakin panjang.


Namun ada alat khusus bernama sustainer yang dapat membuat gitar dan bass dapat bersuara selama mungkin, alias sustain yang sangat panjang hampir tanpa akhir. Bisa untuk semua instrumen yang bersenar logam, tapi sustainer lebih sering digunakan untuk gitar elektrik.

Sustainer dapat menghasilkan efek suara panjang seperti biola dan juga cukup menarik bila ditambahkan efek-efek. Contoh penggunaan sustainer adalah lagu Steve Vai yang berjudul "Whispering A Prayer." Joe Satriani juga tercatat pernah memiliki signature series yang dipasang sustainer. Sustainer cocok untuk gitaris solo karena dapat membantu memanjangkan nada seolah tanpa henti!!!

Pembuat Sustainer
Ada dua perusahaan yang terkenal dalam membuat sustainer, yaitu Fernandes dan Sustainiac. Kedua perusahaan ini memiliki produk yang hampir sama, hanya saja Sustainiac memiliki lebih banyak variasi produk.

Baik Fernandes maupun Sustainiac memiliki 2 mode sustain yaitu natural dan harmonik. Natural berarti senar akan memiliki sustain sama dengan nada yang ditekan di fretboard, sedangkan harmonik nanti suara sustainnya akan satu oktaf lebih tinggi. 

Cara Kerja Sustainer
Sustainer mengandalkan salah satu pickup yang terdapat di gitar. Kit sustainer berupa sebuah pickup untuk posisi neck serta sirkuit kecil yang akan dipasang di control cavity. Mengapa harus menggunakan pickup bawaan kit sustainer? Karena pickup ini memiliki sirkuit untuk sustainer tersebut. Pickup neck memiliki getaran yang lebih besar dibanding posisi bridge.

Sustainer terdiri dari kumparan kawat didalam pickup tersebut serta sirkuit yang diberi tenaga baterai 9 volt. Sustainer menggunakan sirkuit serta kumparan kawat atau 'coil' tersebut untuk menghasilkan medan magnet yang membuat senar bergetar dengan sendirinya. Karena itu senar dapat berbunyi selama yang kita inginkan.

Intinya pickup sustainer ini meniru fenomena 'feedback', yaitu saat kita memainkan gitar dengan volume kencang tepat didepan speaker, ketika gelombang suara yang dihasilkan speaker masuk kedalam pickup, lalu pickup juga mengeluarkan suara getaran senar yang masuk ke dalam speaker. Proses yang sama juga terjadi pada pickup sustainer.

Pickup dengan coil sustainer akan menggetarkan senar, yang kemudian suara getaran senar tersebut ditangkap oleh pickup bridge. Sustainer tersedia dalam bentuk single coil dan humbucker.


Jadi Sustainer Itu Adalah Pickup??
Lebih tepatnya sebuah kumparan kawat yang ditanam didalam pickup. Bisa saja sebuah sustainer dibuat terpisah diluar pickup, namun tentunya harus membuat lubang baru di gitar. Desian sustainer gitar dibuat dengan memanfaatkan ruang yang sudah ada di gitar listrik. Karena itu daripada hanya berisi sustainer saja, maka umumnya pickup sustainer juga memiliki pickup gitar yang berfungsi normal.


Kekurangan
Sayangnya kita harus mengorbankan neck pickup gitar. Jadi bila kita termasuk sering menggunakan pickup neck, maka sayangnya kita tidak bisa menggunakan pickup sustainer, kecuali jika kita membuat ruang baru khusus untuk sustainer, dengan demikian kita masih bisa menggunakan pickup gitar kita.

Alternatif?
Sirkuit sustainer tampak cukup mudah dibuat jika Anda paham elektronika serta mahir berurusan dengan komponen elektronik. Sudah ada banyak video tutorial tentang membuat sustainer untuk gitar. Jadi jika Anda berminat membuat sendiri sustainer bisa search di Youtube.

Dan sudah ada juga sustainer-sustainer buatan lokal yang bisa kita temukan di toko online, cuma untuk kualitas saya tidak berani berbicara karena belum pernah mencoba hehe. Tapi karena harganya sangat terjangkau, maka tidak ada salahnya jika kita mencoba dan bereksperimen.

Sekian dulu artikel tentang sustainer gitar, semoga dapat menambah pengetahuan kita tentang musik. Sampai bertemu di artikel menarik lainnya hanya di Guitarsquartz, dan selamat menunaikan ibadah puasa juga bagi Anda yang melaksanakannya. Until next time..
Read More...

6 Tips Agar Jamming Bareng Lebih Menyenangkan!!

Leave a Comment
Guitarsquartz.net-Jamming atau bermain musik bersama memang kegiatan yang menyenangkan. Tapi kadang perbedaan selera musik atau keterampilan bermusik bisa menjadi kendala jamming, yang malah jadi garing dan membosankan.

Jamming adalah kegiatan bermain musik bersama, baik dengan teman maupun rekan band. Identik dengan improvisasi, namun jamming kini lebih dikenal dengan bermain bersama di sebuah studio latihan, baik untuk tujuan senang-senang maupun produksi musik.

Tapi tidak jarang juga jamming lebih sering jadi canggung dan membosankan. Bisa karena pilihan lagu, perbedaan skill player, atau juga karena player yang ada tidak mau ngeblend.

Untuk mencegah hal tersebut, dibawah ini adalah beberapa tips singkat agar kegiatan ngejam atau jamming menjadi lebih produktif dan menyenangkan.

1. Rencanakan Lagu
Memang ngejam on the spot sambil mencoba ide lagu emang kelihatannya seru, tapi jika tak ada kata sepakat tentang lagu, atau para personilnya tidak sama pilihan lagu, maka untuk mencari dan memainkan lagu yang  sesuai saja akan memakan banyak waktu. Rencanakan sebelum jamming akan memainkan lagu apa saja, terutama jika ngejam tersebut dengan orang-orang baru.

2. Carilah Lagu Yang Familiar
Mencari teman ngejam yang asik memang sulit. Bisa jadi kita ingin memainkan lagu A Nightmare To Remember nya Dream Theater, namun teman yang lain ingin memainkan lagu Dewa 19. Kita tidak bisa setiap saat memaksakan pilihan lagu kita yang  mungkin tidak terlalu familiar bagi personil lainnya. Untuk menjaga tali silaturahmi, maka kita harus menghormati juga pilihan lagu orang lain.

3. Santai Saja
Tidak perlu menuntut rekan band lainnya untuk memainkan instrumen dengan perfect, karena jamming ini sifatnya hiburan semata. Malah kesalahan bermain bisa menjadi kelucuan tersendiri. Tapi sebaiknya juga tidak terus-terusan salah karena bisa mengurangi kenikmatan ngejam.

4.Jamming Dengan Sebanyak Mungkin Teman
Semakin banyak teman jamming, kita akan punya banyak cadangan jika teman yang lain berhalangan. Selain itu tentu saja kita bakal memperluas lingkaran pertemanan kita.

5. Coba Mainkan Alat Musik Lain
Kita mungkin lebih dikenal karena mahir alat musik tertentu. Memang bisa menjadi ciri khas serta identitas kita, tapi seandainya kita bisa alat musik lain maka ngejam bisa lebih mudah terjadi. Kita dapat ngejam meskipun salah satu player tidak hadir, misalnya basis atau gitaris. Jika kita menguasai semua alat musik maka hal tersebut lebih oke lagi dan membuat kita juga dikenal dimana-mana hehe.

6. Mainkan Lagu Baru
Jika kita memiliki teman jamming tetap, maka tidak ada salahnya untuk mencoba lagu baru agar tidak bosan. Bisa jadi lagu dengan genre yang berbeda atau juga lagu lain dengan tingkat kesulitan yang lebih tinggi. Siapa tahu kita jadi punya band beneran.

Oke segitu saja tips tentang jamming agar lebih menyenangkan dan tidak bosan. Sebaiknya jamming dilakukan agak rutin biar skill bermusik semakin terasah. Nantikan terus berbagai artikel menarik hanya di Guitarsquartz.net


Read More...

Mengenal Berbagai Jenis Pickup Gitar!!

Leave a Comment
Guitarsquartz.net- Pickup gitar. Part gitar ini adalah salah satu yang terpenting karena akan mengubah energi getaran senar menjadi arus listrik yang kemudian ditransfer ke amplifier. Aada banyak jenis pickup di dunia ini, kira-kira mana yang paling sesuai dengan gaya bermain Anda?

Secara anatomi, pickup gitar terdiri dari sebuah coil (gulungan kawat) atau lebih, serta magnet. Itu saja, semua merek pickup yang ada sebagian besar seperti itu. Namun berbagai komposisi jenis kawat, tipe magnet, banyaknya gulungan kawat akan sangat mempengaruhi suara sebuah pickup. Nah perbedaan komposisi inilah yang menjadikan sebuah pickup menghasilkan suara. Itulah sebabnya kenapa banyak pickup, karena setiap perushaan pembuat pickup gitar memiliki formulanya masing-masing.

Untuk awalnya mari kita melihat dua tipe pickup gitar yang paling banyak digunakan, yaitu...

Humbucker Dan Single Coil
Pickup yang paling umum kita kenal adalah humbucker dan single coil. Single coil di sini mirip seperti yang digunakan pada vaporizer, yaitu sebuah gulungan kawat yang terdapat magnet dan pole piece (tonjolan bulat yang ada di pickup). Contohnya adalah pickup pada Fender Stratocaster.

Kemudian ada humbucker atau double coil. Sama seperti pickup Stratocaster, hanya saja memiliki sebuah coil lagi yang diletakkan berdekatan. Contohnya adalah pickup pada Gibson SG.

 Perbedaan antara keduanya? Humbucker memiliki karakter suara yang lebih 'tebal', banyak low serta mid dan tidak terlalu banyak high. Sedangkan single coil memiliki ciri khas suara yang 'bright' dengan frekuensi high yang dominan.


Jenis Pickup Gitar Lainnya
Pickup gitar tidak hanya single coil atau humbucker saja. Ada beberapa jenis pickup lainnya, seperti yang bisa kita lihat di bawah ini.

P90-Pickup ini adalah single coil namun memiliki gulungan kawat serta magnet yang lebih besar. Suaranya cukup unik lebih tebal dari single coil namun tidak segalak humbucker.
P94 atau Phat Cat (Seymour Duncan)-Pickup ini adalah P90 yang memiliki ukuran sebesar humbucker.

Single Coil Sized Humbucker- Ukurannya sebesar single coil namun konstruksinya humbucker, memiliki dua gulungan kawat. Karakter suaranya mendekati humbucker.

Lipstick-Banyak ditemukan pada gitar vintage seperti Danelectro, karakter suaranya sedikit garing dan trebly. Tersedia dalam format humbucker atau single coil.


Jenis pickup di atas adalah yang paling sering digunakan dan diketahui. Kadang pembuat gitar juga memiliki pickup buatan sendiri yang tidak termasuk dari 4 kategori diatas.

Memilih Pickup
Pickup biasanya disesuaikan dengan space atau ruang yang tersedia di bodi gitar kita. Bila kita ingin memuat pickup yang lebih besar dari tempat yang ada di gitar, maka mau tak mau kita harus memperbesar pickup cavity atau lubang pickup. 

Sedangkan dari sisi sound, setiap pickup memiliki kekurangan dan kelebihannya masing-masing. Single coil claritynya lebih bagus dan detail namun rawan terhadap noise. Humbucker outputnya cenderung besar dan noisenya lebih kecil, namun tak sebagus single coil untuk sound clean. 

Ada juga gitar yang memiliki berbagai jenis pickup untuk menghasilkan suara yang lebih bervariasi. Beberapa perusahaan gitar menambahkan fitur 'coil split' pada humbucker untuk menghasilkan suara single coil.  Setiap pickup memiliki soundnya masing-masing, jika Anda senang memainkan berbagai variasi suara maka carilah gitar yang memiliki pickup lebih dari satu seperti Ibanez RG misalnya.

Demikian artikel tentang mengenal berbagai jenis pickup pada gitar. Akan ada lebih banyak lagi artikel tentang pickup dan tips dan trik elektronik gitar. Nantikan artikel menarik lainnya hanya di Guitarsquartz.
Read More...

Memilih Potensiometer Yang Tepat Untuk Gitar Dan Bass

Leave a Comment
Guitarsquartz.net- Potensiometer atau lebih dikenal dengan sebutan potensio adalah komponen yang penting di dalam gitar dan bass untuk mengatur volume dan tone. Ternyata kita tidak bisa menggunakan sembarang potensio karena bakal berdampak pada suara alat musik kita.

Jenis Potensio Untuk Gitar/Bass Anda
Ada berbagai istilah teknik serta berbagai spesifikasi potensiometer. Namun kita hanya akan membahas jenis yang sering dipakai dalam gitar dan bass elektrik.Untuk gitar dan bass dikenal potensiometer linear dan logaritmik. Kedua potensio ini tersedia juga dalam versi 500k dan 250k. Apakah yang dimaksud linear dan logaritmik serta 500k dan 250k?

Value Atau Resistansi Potensiometer
Value atau resistansi ini diukur dalam satuan kilo ohm, biasa disingkat 'k' saja. Semakin besar nilai resistansi potensiometer maka suara yang dihasilkan akan semakin 'bright' atau memiliki banyak frekuensi tinggi. Sebaliknya semakin kecil nilai potensio maka akan menghasilkan lebih sedikit high atau istilahnya lebih 'warm' (banyak bass sedikit treble).

Karena itu gitar dengan pickup single coil biasanya memiliki potensio 250k untuk membantu meredam frekuensi tinggi yang berlebihan, serta gitar dengan pickup humbucker memiliki potensio 500k untuk menambah frekuensi tinggi atau high, karena humbucker dari sananya memang high-nya tidak sejelas atau sebanyak single coil.

Bass juga umumnya menggunakan yang 250k, terlepas dari pickupnya humbucker atau single coil.


Linear Atau Logaritmik?
Linear atau logaritmik menyatakan bentuk kurva penambahan volume. Linear biasanya digunakan untuk tone control, sedangkan Logaritmik banyak dipakai untuk volume.

Bila menggunakan potensio linear untuk volume biasanya akan terasa lompatan volume yang cukup besar menjelang akhir putaran potensio. Sedangkan potensio logaritmik atau dikenal juga dengan audio memiliki kurva penambahan volume yang terasa lebih smooth dan halus. Potensio linear kadang digunakan untuk tone control.

Potensio linear biasanya ditandai dengan huruf B dan logaritmik dengan huruf A. Memang ada juga kode huruf lain yang digunakan di beberapa negara dan perusahaan, namun di dunia pergitaran kode A dan B lah yang umum digunakan.

Jadi bila potensio memiliki kode A500k berarti potensio tersebut adalah potensiometer audio yang memiliki nilai resistansi 500kohm.


Potensio Lainnya?
Bass dan gitar dengan pickup aktif menggunakan potensio meter 25k, terlepas dari jenis pickupnya apakah single coil atau humbucker. Ada juga potensio push-pull, yaitu potensiometer yang dilengkapi dengan switch untuk mengubah wiring atau fungsi lainnya. Potesio concentric adalah dua potensiometer yang bertumpuk sehingga bisa menghemat tempat, bisanya digunakan untuk bass.


Sedikit Perdebatan Tentang Linear dan Logaritmik Untuk Volume dan Tone
Banyak perdebatan tentang jenis potensio yang tepat untuk volume dan tone. Memang tidak ada aturan baku untuk jenisnya, karena pengaruhnya hanya pada sound yang dihasilkan. Secara pribadi saya lebih senang linear untuk tone dan logaritmik untuk volume. Karena lebih akurat dalam mengatur volume serta  cepat mendapatkan pengaturan tone.

Namun setelah melihat beberapa forum serta video tutorial di Youtube, ada juga yang menggunakan potensio logaritmik untuk volume dan tone. Malah ada juga yang menggunakan linear untuk volume dan logaritmik untuk tone.

Intinya semua sah-sah saja, tinggal menyesuaikan dengan keinginan dan kebutuhan permainan kita.


Sedikit Perdebatan Tentang Nilai Resistansi Potensiometer
Namanya juga internet, tempatnya debat kusir dan opini hehehe... Kali ini tentang nilai resistansi potensiometer. Memang secara umum 500k untuk humbucker, 250k untuk bass dan single coil.Tapi kita dapat menaikkan atau menurunkan angka resistansi tersebut sesuai dengan kebutuhan.

Misalnya kita memiliki gitar yang sangat 'mendem' atau kurang memiliki clarity atau kejelasan nada, maka kita bisa mencoba potensio 500k atau bahan 1 M (1 juta ohm) untuk menambah frekuensi high. Dulu pemain country ada yang menambahkan potensio 1 M ohm pada Telecaster untuk menghasilkan suara ngejring yang khas.

Begitu juga dengan bass. Bass saya sekarang menggunakan 500k untuk potensionya. Tidak ada masalah, malah sekarang bass tersebut memilki karakter sound yang cukup unik. Jadi intinya kita harus mencoba berbagai potensio sampai menemukan sound yang kita suka.



Begitu banyak parts di gitar yang berpengaruh pada keluaran sound gitar. Terutama pada elektroniknya, karena di gitar dan bass elektrik itu adalah jantungnya. Memang tidak ada jenis atau tipe yang paling benar, namun kita harus mengetahui fungsi setiap komponen gitar untuk membantu menemukan signature sound kita.

Sekian artikel tentang memilih potensiometer untuk gitar dan bass, sampai jumpa di artikel menarik lainnya hanya di Guitarsquartz.

Read More...

Shielding Murah Meriah Dengan Aluminium Tape!!

Leave a Comment
Guitarsquartz.net- Noise pada gitar dan bass yang berlebihan dapat mengganggu penampilan kita serta juga mengurangi kenikmatan bermain musik. Meskipun tidak dapat dihilangkan seratus persen, tapi ada beberapa cara untuk mengurangi noise tersebut.

Noise atau gangguan suara pernah dibahas pada artikel "Sumber Noise Pada Alat Musik Dan Cara Mengatasinya." Nah, kali ini kita akan membahas salah satu cara untuk melawan noise, yaitu dengan shielding.

Shielding berarti menutup atau melapisi rongga yang ada pada gitar dan bass, seperti pada control cavity, trem cavity atau tempat output jack, dengan material konduktif seperti shielding paint atau copper tape.

Teori Dibalik Shielding
Shielding adalah cara yang cukup umum untuk menahan radiasi dari gelombang radio. Biasanya cat khusus untuk shielding dipakai untuk menutupi kamar atau ruangan yang berdekatan dengan menara BTS atau sumber pemancar gelombang radio lainnya. Karena paparan gelombang radio terus menerus tidak baik untuk tubuh manusia.

Sedangkan untuk gitar, shielding digunakan untuk menghalangi noise yang berasal dari peralatan elektronik seperti lampu neon, handphone dan rata-rata peralatan elektronik pasti memancarkan gelombang radio. Gelombang radio atau RF tersebut dapat masuk ke dalam elektronik gitar dalam bentuk noise. Shielding akan membantu mengurangi dampak RF tadi.


Shielding Menghilangkan Noise?
Shielding tidak dapat menghilangkan noise 100%, namun yang jelas sangat membantu dalam mengurangi noise. Lagipula ada juga noise yang berasal dari pedal atau efek dan juga amplifier. Namun sangat membantu. Contohnya bisa dilihat di video berikut ini.


Bahan Untuk Shielding Pada Gitar Dan Bass
 Bahan untuk shielding adalah copper tape atau shielding paint. Sayangnya kedua material tadi cukup mahal dan cukup sulit ditemukan di Indonesia.

Cara paling mudah dan murah adalah dengan menggunakan tape aluminium. Cukup banyak tersedia di toko peralatan teknik atau juga di toko online. Harga tape aluminium ini tidak sampai seratus ribu Rupiah dan dapat digunakan untuk lebih dari satu gitar. Sedangkan copper tape atau shielding paint bisa sampai tiga kali harga aluminium tape.


Cara Shielding 
Bahan dan alat yang harus kita sediakan adalah aluminium tape, gunting/cutter, solder dan timah, serta multimeter.
 

Cara untuk shielding cukup mudah. Kita tinggal menutupi rongga yang ada pada gitar atau bass dengan alumunium tape tadi hingga rapi. Namun ada beberapa hal yang harus kita perhatikan.

Pada copper tape, lem yang digunakan adalah konduktif alias dapat menghantarkan arus listrik. Sedangkan aluminium tape hanya satu sisi saja yang konduktif yaitu bagian atas yang tidak terkena lem. Karena itu harus kita lipat ujungnya seperti gambar di bawah ini,


ujung tape dilipat




Tambahkan sedikit tape agar koneksi tidak terlepas


dan ditambahkan tape sedikit agar menempel dan terjadi kontak. Cara ini harus kita lakukan setiap kali menambahkan lapisan tape atau ketika tape saling bertumpuk.

Pertama kita lapisi dulu control cavity.
Sebaiknya elektronik seperti volume dan tone dipinggirkan dulu

Biarkan sedikit tape keluar dari cavity agar kontak dengan back plate. Ingat, shileding harus tertutup rapat.
Biarkan tape sedikit keluar agar bisa kontak dengan backplate atau tutup control cavity


Backplate nya ternyata sudah di shielding, dan sudah ada sedikit shielding paint seperti di lubang pickup dan control cavity, tapi tidak cukup banyak...

Setelah selesai, jangan lupa untuk mengecek dengan menggunakan multimeter untuk memastikan seluruh bagian terhubung.


Terakhir, yang paling penting adalah menghubungkan shielding tadi dengan ground dari pickup, bridge serta ground dari jack output. Setelah itu elektronik seperti volume, tone dan switch kita pasang kembali.

Tinggal mengecek dengan mencoba dicolok ke amplifier. Sekarang gitar atau bass kita harusnya sudah lebih senyap dan tidak terlalu noisy. Jika masih ada sedikit noise, pastikan semua bagian dalam sudah terhubung shielding dan tidak ada kabel yang lepas atau lupa terpasang.

Demikian tips singkat tentang shielding menggunakan aluminium tape, nantikan berbagai artikel menarik lainnya hanya di Guitarsquartz.
Read More...

Video Klip Terbaru Arctic Monkey, “Four Out Of Five”

Leave a Comment
Guitarsquartz.net-Arctic Monkey meluncurkan video klip terbaru mereka yang berjudul Four Out Of Five. Video klip yang bisa dilihat di Youtube ini menunjukan kira-kira arah musik AM dalam album ini.


Diawali dengan intro piano yang langsung menyambung ke bebunyian synth dan masuk ke lagu, Four Out Of Five cukup eksperimental untuk musik AM. Dalam beberapa interview Alex Turner mengatakan jika di album ini ia membuat dunianya sendiri. 

Album yang dibuat dengan hanya berbekal sebuah piano dan ruangan di LA, Alex Turner kemudian menggarapnya bersama Nick O’Malley, Matt Helder, dan James Cook hingga menjadi sebuah album yang unik. 

Video klip album ini tidak kalah unik dengan lagunya. Bercita rasa seperti film fiksi ilmiah jadul, video klip ini lebih banyak menampilkan Alex yang berkelana ke berbagai tempat sebelum akhirnya bergabung dengan kawan-kawan band nya menjelang akhir lagu.  

Selamat menikmati video klip terbaru Arctic Monkey, “Four Out Of Five”

Read More...

Ampeg Bergabung Dengan Yamaha

Leave a Comment
Guitarsquartz.net- LOUD AUDIO,LLC telah menjual seluruh saham Ampeg pada Yamaha Music Corp. Yamaha kini menjadi induk perusahaan resmi perusahaan pembuat ampilifier bass legendaris tersebut.


Sebelumnya, Yamaha juga telah memiliki Line 6. Yamaha Music Corp telah membentuk perusahaan baru yaitu Yamaha Guitar Group, yang akan membawahi Line 6, Ampeg serta produk-produk gitar dan bass Yamaha. 

LOUD AUDIO,LLC sebagai pemilik Ampeg sebelumnya ingin lebih berfokus pada peralatan audio high end seperti Mackie, EAW, dan Martin Audio. Ampeg sudah dikenal sejak tahun 1940-an sebagai pembuat amplifier bass berkualitas dengan ampli B15 Portaflex nya, serta menjadi sound standar bass rock dengan kabinet 8x10nya. 

Hal ini tentu membuat Yamaha Music semakin powerful, selain menjadi produsen alat musik terbesar di dunia. Inovasi apa yang kira-kira bakal muncul dari kolaborasi Yamaha dan Ampeg? Kita lihat saja..

Read More...