IBX5981FE7FCD958 GuitarSquartz.net | Majalah Gitar Pertama Di Indonesia

Rahasia Membuat Sound Bass Metal/Rock Dengan DAW!!!

Leave a Comment
Guitarsquartz.net-Kemajuan teknologi ikut juga mempengaruhi dunia musik. Kini musisi dan hobbyist musik memiliki jauh lebih banyak pilihan. Banyak berbagai peralatan baru untuk memenuhi kebutuhan pemain gitar dan bass. Salah satu kemajuan tersebut ada di ranah digital.

Kini dengan hanya berbekal sebuah soundcard/interface dan sebuah DAW, maka kita bisa menghasilkan sound bass bagus dengan cukup mudah.

DAW atau digital audio workstation adalah software yang biasa digunakan untuk merekam maupun membuat musik, contohnya Fruity Loop, Garage Band, dan masih banyak lagi. Dengan software tersebut kita memiliki banyak pilihan untuk suara gitar dan bass. Kali ini kita akan membahas tentang sound bass, khususnya metal dan rock.

Mari kita mulai!!

1.Masukan Kabel Dari Bass Ke Soundcard Atau...
Kabel dari bass masuk ke input instrumen atau Hi-Z soundcard .... Bahkan jika tidak memiliki soundcard sama sekali, bisa melihat tutorial rekaman tanpa soundcard. Kemudian..


2. Buka Software Rekaman Atau DAW 
Artikel kali ini saya menggunakan DAW Reaper.




3. Masukan Track Baru Untuk Merekam




4. Masukan Track Baru Dan Tekan 'Record Armed'
Namun hati-hati, jika track sudah aktif namun kita belum memasukan kabel gitar atau bass akan ada noise keras yang mengganggu. Pastikan semua kabel sudah terpasang sebelum kita menyalakan sebuah track.


5. Rekam Bass Line Sederhana
 Rekamlah sebuah bass line yang simple saja, karena kita akan mencari settingan untuk sound bass metal/rock, tidak perlu terlalu perfect mainnya. Sedikit tips, bila output sound terdengar kasar atau terdistorsi, maka kecilkan volume di bass terutama jika bass kita aktif.


6. Rahasia Membuat Sound Bass Metal Atau Rock
Dalam membuat sound bass yang keren untuk metal, rock atau musik keras, intinya adalah membagi sinyal tadi menjadi dua track, satu untuk low dan satu lagi untuk high.  Track low tetap clean tanpa efek untuk menjaga definisi not, kemudian track high diberi sedikit efek distorsi.

Pertama-tama kita copy dulu track bass yang sudah kita rekam sebelumnya.

Cara copy nya tinggal klik kanan lalu pilih 'copy items'

Lalu agar mudah mengerjakan setiap track bisa kita beri warna atau nama yang berbeda, misalnya 'clean low' dan 'dist high'. Nama nya sendiri terserah kita saja.



Setelah itu track distorsi bisa kita tambahkan plugin simulator amplifier. Disini saya menggunakan Amplifikation Lite buatan Kuassa. Plugin ini sangat rekomen untuk yang baru belajar merekam, selain suaranya yang oke, plugin ini juga gratis heheheh. Tentunya kita bisa menggunakan simulator amplifier apa saja. 






Langkah selanjutnya adalah menggunakan EQ, untuk memotong sedikit frekuensi high dan low, sehingga tersisa frekuensi mid nya saja.

Cukup gunakan EQ bawaan DAW. EQ di Reaper ini ReaEQ (Cockos) ditandai dengan no 1 sampai 4. Seperti biasa, paling kiri frekuensi rendah dan kanan frekuensi yang lebih tinggi. Pada no 1 kita gunakan preset high pass, sedangkan di no 4 gunakan low pass. Berapa frekuensi yang pas, saya sendiri mencarinya dengan mencoba hingga mendapatkan suara yang saya inginkan.  

 Di Amplifikation nya kita setting eq nya, dengan memotong habis bassnya, middle bisa posisi jam 12 atau disesuaikan kebutuhan, sedangkan treble dan presence sebaiknya tidak terlalu banyak agar tidak membuat suara distorsi terlalu tajam.



Beres dengan track Dist Hi, sekarang kita urus yang Clean Low. Karena tadi sudah menyisakan frekuensi midrange di track Dist Hi, sekarang kita harus memotong frekuensi midrange di track clean ini. Kira-kira seperti ini. 





Sekali lagi untuk frekuensi tepatnya saya hanya mengandalkan trial and error sampai ketemu dengan suara yang paling oke. Bisa kita lihat juga saya menambahkan compressor untuk menjaga frekuensi low agar tidak terlalu mendominasi.Compressor ini mengandalkan preset yang sudah ada.


 Terakhir, kita tinggal mengatur level kedua track tersebut. Biasanya track distorsi sedikit lebih rendah levelnya dibanding track clean. Kita juga dapat mengatur eq lebih lanjut jika diperlukan. 

Langkah selanjutnya tinggal memasukan file lagu untuk membuat cover atau rekaman dengan memasukan instrumen lainnya. Selamat bereksperimen!!!

Baca juga berbagai artikel menarik lainnya hanya di Guitarsquartz!!! See u in the next article!!
Read More...

Album Terbaru Chvrches, "Love Is Dead"

Leave a Comment
Guitarsquartz.net- Chvrches baru saja merilis album ketiga mereka yang berjudul "Love Is Dead." Album ketiga ini memuat tema yang sedikit berbeda dengan album-album sebelumnya.

Chvrches tampaknya terinspirasi dari keadaan dunia saat ini, dimana kekerasan terhadap wanita serta ketidakadilan menjadi musuh semua orang. Sang vokalis, Lauren Mayberry juga cukup vokal menentang kekerasan yang kerap terjadi pada wanita di industri musik.

Para personel Chuvrches sudah melakukan teasing terhadap album ini sejak awal tahun, dengan memposting video aneh berisi lagu yang tampaknya menjadi salah satu track dari "Love Is Dead." Mereka juga menghapus seluruh postingan IG dan Twitter sebelum mengupload video tersebut.

Sudah merilis tiga album sejak tahun 2013, Chvrches sedikit demi sedikit mengembangkan fanbase mereka melalui turing yang rutin ke berbagai benua. Mereka dikenal lewat lagu "Mother We Share."

Read More...

Muse Sedang Mengerjakan Album Terbarunya

Leave a Comment
Guitarsquartz.net- Muse dikabarkan tengah kembali ke studio untuk merekam album baru. Mereka hanya menjadwalkan beberapa acara besar dan memilih untuk berfokus membuat lagu baru, dan kemungkinan besar album baru mereka yang ke 8.

Melihat postingan maupun akun IG Muse, terlihat bahwa mereka sedang bereksperimen dengan berbagai alat musik baru, terutama sang drummer, Dominic Howard. Terlihat alat musik yang digunakan mirip dengan alat musik etnik Indonesia. Diketahui Matt Bellamy, Dom, dan produser Rich Costey sedang bersama menggarap album.

Melihat postingan Rich, terlihat bahwa Dom sedang berada di Klaten, Jawa Tengah sambil memainkan perkusi tradisional. Kemungkinan besar mereka sedang berada di Indonesia untuk menggunakan berbagai alat musik lokal. Media lokal pun ramai dengan pemberitaan kemungkinan band asal Devonshire tersebut sedang berada di Indonesia.

Rich Costey adalah seorang produser musik yang sudah bekerja dengan beberapa musisi dari beragam genre, mulai dari hip-hop serta rock. Ia juga pernah menggarap album Frengers (Mew) serta Absolution, yang dianggap sebagai masterpiece band tersebut. Juga album Black Holes And Revelations dan juga Drones, semuanya mendapat sentuhan tangan dingin Rich Costey.

Muse sendiri didalam sebuah wawancara bahwa album terbaru ini masih dalam tahap pengerjaan, dan belum diketahui juga tanggal pasti kapan diluncurkannya album baru tersebut. 

A post shared by Rich Costey (@richcostey) on
Read More...

Guns N Roses Gelar Konser Di Jakarta Pada Akhir Tahun

Leave a Comment
Guitarsquartz.net- Sebelumnya pernah menyapa penggemar mereka di Indonesia 6 tahun lalu, GnR kembali datang menghibur penggemar mereka di Indonesia akhir tahun ini.


Konser tersebut merupakan bagian dari tur dunia berjudul “Not In This Lifetime.”  Axl dan kawan kawan sempat mengunjungi Indonesia di tahun 2012. Sempat juga ada rencana untuk kembali tampil tahun 2015, namun terkendala persoalan internal band. 

Melalui rilis dari Instagram Third Eye Management, dikabarkan GnR akan datang ke Jakarta tanggal 8 November 2018 ini. Untuk tiket presale tampaknya akan habis dengan cepat, sedangkan untuk tiket regulernya diperkirakan tidak sampai satu juta Rupiah.

Kini GnR hanya tersisa 3 personil asli,yaitu Duff McKagan, Slash (Saul Hudson), dan Axl Rose. Personil lain adalah additional dan sudah mengalami beberapa kali pergantian.
Read More...

Mengenal Sustainer, Gitar Jadi Bersuara Panjang Tanpa Henti!!

Leave a Comment
Guitarsquartz.net- Sustain adalah ukuran berapa lama sebuah not berbunyi pada gitar, bass atau instrumen lainnya. Untuk instrumen elektronik, not bisa dimainkan selama mungkin. Sedangkan pada gitar dan bass, lamanya not berbunyi tergantung dari seberapa bagus konstruksinya. Semakin bagus konstruksinya, maka sustainnya akan semakin panjang.


Namun ada alat khusus bernama sustainer yang dapat membuat gitar dan bass dapat bersuara selama mungkin, alias sustain yang sangat panjang hampir tanpa akhir. Bisa untuk semua instrumen yang bersenar logam, tapi sustainer lebih sering digunakan untuk gitar elektrik.

Sustainer dapat menghasilkan efek suara panjang seperti biola dan juga cukup menarik bila ditambahkan efek-efek. Contoh penggunaan sustainer adalah lagu Steve Vai yang berjudul "Whispering A Prayer." Joe Satriani juga tercatat pernah memiliki signature series yang dipasang sustainer. Sustainer cocok untuk gitaris solo karena dapat membantu memanjangkan nada seolah tanpa henti!!!

Pembuat Sustainer
Ada dua perusahaan yang terkenal dalam membuat sustainer, yaitu Fernandes dan Sustainiac. Kedua perusahaan ini memiliki produk yang hampir sama, hanya saja Sustainiac memiliki lebih banyak variasi produk.

Baik Fernandes maupun Sustainiac memiliki 2 mode sustain yaitu natural dan harmonik. Natural berarti senar akan memiliki sustain sama dengan nada yang ditekan di fretboard, sedangkan harmonik nanti suara sustainnya akan satu oktaf lebih tinggi. 

Cara Kerja Sustainer
Sustainer mengandalkan salah satu pickup yang terdapat di gitar. Kit sustainer berupa sebuah pickup untuk posisi neck serta sirkuit kecil yang akan dipasang di control cavity. Mengapa harus menggunakan pickup bawaan kit sustainer? Karena pickup ini memiliki sirkuit untuk sustainer tersebut. Pickup neck memiliki getaran yang lebih besar dibanding posisi bridge.

Sustainer terdiri dari kumparan kawat didalam pickup tersebut serta sirkuit yang diberi tenaga baterai 9 volt. Sustainer menggunakan sirkuit serta kumparan kawat atau 'coil' tersebut untuk menghasilkan medan magnet yang membuat senar bergetar dengan sendirinya. Karena itu senar dapat berbunyi selama yang kita inginkan.

Intinya pickup sustainer ini meniru fenomena 'feedback', yaitu saat kita memainkan gitar dengan volume kencang tepat didepan speaker, ketika gelombang suara yang dihasilkan speaker masuk kedalam pickup, lalu pickup juga mengeluarkan suara getaran senar yang masuk ke dalam speaker. Proses yang sama juga terjadi pada pickup sustainer.

Pickup dengan coil sustainer akan menggetarkan senar, yang kemudian suara getaran senar tersebut ditangkap oleh pickup bridge. Sustainer tersedia dalam bentuk single coil dan humbucker.


Jadi Sustainer Itu Adalah Pickup??
Lebih tepatnya sebuah kumparan kawat yang ditanam didalam pickup. Bisa saja sebuah sustainer dibuat terpisah diluar pickup, namun tentunya harus membuat lubang baru di gitar. Desian sustainer gitar dibuat dengan memanfaatkan ruang yang sudah ada di gitar listrik. Karena itu daripada hanya berisi sustainer saja, maka umumnya pickup sustainer juga memiliki pickup gitar yang berfungsi normal.


Kekurangan
Sayangnya kita harus mengorbankan neck pickup gitar. Jadi bila kita termasuk sering menggunakan pickup neck, maka sayangnya kita tidak bisa menggunakan pickup sustainer, kecuali jika kita membuat ruang baru khusus untuk sustainer, dengan demikian kita masih bisa menggunakan pickup gitar kita.

Alternatif?
Sirkuit sustainer tampak cukup mudah dibuat jika Anda paham elektronika serta mahir berurusan dengan komponen elektronik. Sudah ada banyak video tutorial tentang membuat sustainer untuk gitar. Jadi jika Anda berminat membuat sendiri sustainer bisa search di Youtube.

Dan sudah ada juga sustainer-sustainer buatan lokal yang bisa kita temukan di toko online, cuma untuk kualitas saya tidak berani berbicara karena belum pernah mencoba hehe. Tapi karena harganya sangat terjangkau, maka tidak ada salahnya jika kita mencoba dan bereksperimen.

Sekian dulu artikel tentang sustainer gitar, semoga dapat menambah pengetahuan kita tentang musik. Sampai bertemu di artikel menarik lainnya hanya di Guitarsquartz, dan selamat menunaikan ibadah puasa juga bagi Anda yang melaksanakannya. Until next time..
Read More...

6 Tips Agar Jamming Bareng Lebih Menyenangkan!!

Leave a Comment
Guitarsquartz.net-Jamming atau bermain musik bersama memang kegiatan yang menyenangkan. Tapi kadang perbedaan selera musik atau keterampilan bermusik bisa menjadi kendala jamming, yang malah jadi garing dan membosankan.

Jamming adalah kegiatan bermain musik bersama, baik dengan teman maupun rekan band. Identik dengan improvisasi, namun jamming kini lebih dikenal dengan bermain bersama di sebuah studio latihan, baik untuk tujuan senang-senang maupun produksi musik.

Tapi tidak jarang juga jamming lebih sering jadi canggung dan membosankan. Bisa karena pilihan lagu, perbedaan skill player, atau juga karena player yang ada tidak mau ngeblend.

Untuk mencegah hal tersebut, dibawah ini adalah beberapa tips singkat agar kegiatan ngejam atau jamming menjadi lebih produktif dan menyenangkan.

1. Rencanakan Lagu
Memang ngejam on the spot sambil mencoba ide lagu emang kelihatannya seru, tapi jika tak ada kata sepakat tentang lagu, atau para personilnya tidak sama pilihan lagu, maka untuk mencari dan memainkan lagu yang  sesuai saja akan memakan banyak waktu. Rencanakan sebelum jamming akan memainkan lagu apa saja, terutama jika ngejam tersebut dengan orang-orang baru.

2. Carilah Lagu Yang Familiar
Mencari teman ngejam yang asik memang sulit. Bisa jadi kita ingin memainkan lagu A Nightmare To Remember nya Dream Theater, namun teman yang lain ingin memainkan lagu Dewa 19. Kita tidak bisa setiap saat memaksakan pilihan lagu kita yang  mungkin tidak terlalu familiar bagi personil lainnya. Untuk menjaga tali silaturahmi, maka kita harus menghormati juga pilihan lagu orang lain.

3. Santai Saja
Tidak perlu menuntut rekan band lainnya untuk memainkan instrumen dengan perfect, karena jamming ini sifatnya hiburan semata. Malah kesalahan bermain bisa menjadi kelucuan tersendiri. Tapi sebaiknya juga tidak terus-terusan salah karena bisa mengurangi kenikmatan ngejam.

4.Jamming Dengan Sebanyak Mungkin Teman
Semakin banyak teman jamming, kita akan punya banyak cadangan jika teman yang lain berhalangan. Selain itu tentu saja kita bakal memperluas lingkaran pertemanan kita.

5. Coba Mainkan Alat Musik Lain
Kita mungkin lebih dikenal karena mahir alat musik tertentu. Memang bisa menjadi ciri khas serta identitas kita, tapi seandainya kita bisa alat musik lain maka ngejam bisa lebih mudah terjadi. Kita dapat ngejam meskipun salah satu player tidak hadir, misalnya basis atau gitaris. Jika kita menguasai semua alat musik maka hal tersebut lebih oke lagi dan membuat kita juga dikenal dimana-mana hehe.

6. Mainkan Lagu Baru
Jika kita memiliki teman jamming tetap, maka tidak ada salahnya untuk mencoba lagu baru agar tidak bosan. Bisa jadi lagu dengan genre yang berbeda atau juga lagu lain dengan tingkat kesulitan yang lebih tinggi. Siapa tahu kita jadi punya band beneran.

Oke segitu saja tips tentang jamming agar lebih menyenangkan dan tidak bosan. Sebaiknya jamming dilakukan agak rutin biar skill bermusik semakin terasah. Nantikan terus berbagai artikel menarik hanya di Guitarsquartz.net


Read More...

Mengenal Berbagai Jenis Pickup Gitar!!

Leave a Comment
Guitarsquartz.net- Pickup gitar. Part gitar ini adalah salah satu yang terpenting karena akan mengubah energi getaran senar menjadi arus listrik yang kemudian ditransfer ke amplifier. Aada banyak jenis pickup di dunia ini, kira-kira mana yang paling sesuai dengan gaya bermain Anda?

Secara anatomi, pickup gitar terdiri dari sebuah coil (gulungan kawat) atau lebih, serta magnet. Itu saja, semua merek pickup yang ada sebagian besar seperti itu. Namun berbagai komposisi jenis kawat, tipe magnet, banyaknya gulungan kawat akan sangat mempengaruhi suara sebuah pickup. Nah perbedaan komposisi inilah yang menjadikan sebuah pickup menghasilkan suara. Itulah sebabnya kenapa banyak pickup, karena setiap perushaan pembuat pickup gitar memiliki formulanya masing-masing.

Untuk awalnya mari kita melihat dua tipe pickup gitar yang paling banyak digunakan, yaitu...

Humbucker Dan Single Coil
Pickup yang paling umum kita kenal adalah humbucker dan single coil. Single coil di sini mirip seperti yang digunakan pada vaporizer, yaitu sebuah gulungan kawat yang terdapat magnet dan pole piece (tonjolan bulat yang ada di pickup). Contohnya adalah pickup pada Fender Stratocaster.

Kemudian ada humbucker atau double coil. Sama seperti pickup Stratocaster, hanya saja memiliki sebuah coil lagi yang diletakkan berdekatan. Contohnya adalah pickup pada Gibson SG.

 Perbedaan antara keduanya? Humbucker memiliki karakter suara yang lebih 'tebal', banyak low serta mid dan tidak terlalu banyak high. Sedangkan single coil memiliki ciri khas suara yang 'bright' dengan frekuensi high yang dominan.


Jenis Pickup Gitar Lainnya
Pickup gitar tidak hanya single coil atau humbucker saja. Ada beberapa jenis pickup lainnya, seperti yang bisa kita lihat di bawah ini.

P90-Pickup ini adalah single coil namun memiliki gulungan kawat serta magnet yang lebih besar. Suaranya cukup unik lebih tebal dari single coil namun tidak segalak humbucker.
P94 atau Phat Cat (Seymour Duncan)-Pickup ini adalah P90 yang memiliki ukuran sebesar humbucker.

Single Coil Sized Humbucker- Ukurannya sebesar single coil namun konstruksinya humbucker, memiliki dua gulungan kawat. Karakter suaranya mendekati humbucker.

Lipstick-Banyak ditemukan pada gitar vintage seperti Danelectro, karakter suaranya sedikit garing dan trebly. Tersedia dalam format humbucker atau single coil.


Jenis pickup di atas adalah yang paling sering digunakan dan diketahui. Kadang pembuat gitar juga memiliki pickup buatan sendiri yang tidak termasuk dari 4 kategori diatas.

Memilih Pickup
Pickup biasanya disesuaikan dengan space atau ruang yang tersedia di bodi gitar kita. Bila kita ingin memuat pickup yang lebih besar dari tempat yang ada di gitar, maka mau tak mau kita harus memperbesar pickup cavity atau lubang pickup. 

Sedangkan dari sisi sound, setiap pickup memiliki kekurangan dan kelebihannya masing-masing. Single coil claritynya lebih bagus dan detail namun rawan terhadap noise. Humbucker outputnya cenderung besar dan noisenya lebih kecil, namun tak sebagus single coil untuk sound clean. 

Ada juga gitar yang memiliki berbagai jenis pickup untuk menghasilkan suara yang lebih bervariasi. Beberapa perusahaan gitar menambahkan fitur 'coil split' pada humbucker untuk menghasilkan suara single coil.  Setiap pickup memiliki soundnya masing-masing, jika Anda senang memainkan berbagai variasi suara maka carilah gitar yang memiliki pickup lebih dari satu seperti Ibanez RG misalnya.

Demikian artikel tentang mengenal berbagai jenis pickup pada gitar. Akan ada lebih banyak lagi artikel tentang pickup dan tips dan trik elektronik gitar. Nantikan artikel menarik lainnya hanya di Guitarsquartz.
Read More...

Memilih Potensiometer Yang Tepat Untuk Gitar Dan Bass

Leave a Comment
Guitarsquartz.net- Potensiometer atau lebih dikenal dengan sebutan potensio adalah komponen yang penting di dalam gitar dan bass untuk mengatur volume dan tone. Ternyata kita tidak bisa menggunakan sembarang potensio karena bakal berdampak pada suara alat musik kita.

Jenis Potensio Untuk Gitar/Bass Anda
Ada berbagai istilah teknik serta berbagai spesifikasi potensiometer. Namun kita hanya akan membahas jenis yang sering dipakai dalam gitar dan bass elektrik.Untuk gitar dan bass dikenal potensiometer linear dan logaritmik. Kedua potensio ini tersedia juga dalam versi 500k dan 250k. Apakah yang dimaksud linear dan logaritmik serta 500k dan 250k?

Value Atau Resistansi Potensiometer
Value atau resistansi ini diukur dalam satuan kilo ohm, biasa disingkat 'k' saja. Semakin besar nilai resistansi potensiometer maka suara yang dihasilkan akan semakin 'bright' atau memiliki banyak frekuensi tinggi. Sebaliknya semakin kecil nilai potensio maka akan menghasilkan lebih sedikit high atau istilahnya lebih 'warm' (banyak bass sedikit treble).

Karena itu gitar dengan pickup single coil biasanya memiliki potensio 250k untuk membantu meredam frekuensi tinggi yang berlebihan, serta gitar dengan pickup humbucker memiliki potensio 500k untuk menambah frekuensi tinggi atau high, karena humbucker dari sananya memang high-nya tidak sejelas atau sebanyak single coil.

Bass juga umumnya menggunakan yang 250k, terlepas dari pickupnya humbucker atau single coil.


Linear Atau Logaritmik?
Linear atau logaritmik menyatakan bentuk kurva penambahan volume. Linear biasanya digunakan untuk tone control, sedangkan Logaritmik banyak dipakai untuk volume.

Bila menggunakan potensio linear untuk volume biasanya akan terasa lompatan volume yang cukup besar menjelang akhir putaran potensio. Sedangkan potensio logaritmik atau dikenal juga dengan audio memiliki kurva penambahan volume yang terasa lebih smooth dan halus. Potensio linear kadang digunakan untuk tone control.

Potensio linear biasanya ditandai dengan huruf B dan logaritmik dengan huruf A. Memang ada juga kode huruf lain yang digunakan di beberapa negara dan perusahaan, namun di dunia pergitaran kode A dan B lah yang umum digunakan.

Jadi bila potensio memiliki kode A500k berarti potensio tersebut adalah potensiometer audio yang memiliki nilai resistansi 500kohm.


Potensio Lainnya?
Bass dan gitar dengan pickup aktif menggunakan potensio meter 25k, terlepas dari jenis pickupnya apakah single coil atau humbucker. Ada juga potensio push-pull, yaitu potensiometer yang dilengkapi dengan switch untuk mengubah wiring atau fungsi lainnya. Potesio concentric adalah dua potensiometer yang bertumpuk sehingga bisa menghemat tempat, bisanya digunakan untuk bass.


Sedikit Perdebatan Tentang Linear dan Logaritmik Untuk Volume dan Tone
Banyak perdebatan tentang jenis potensio yang tepat untuk volume dan tone. Memang tidak ada aturan baku untuk jenisnya, karena pengaruhnya hanya pada sound yang dihasilkan. Secara pribadi saya lebih senang linear untuk tone dan logaritmik untuk volume. Karena lebih akurat dalam mengatur volume serta  cepat mendapatkan pengaturan tone.

Namun setelah melihat beberapa forum serta video tutorial di Youtube, ada juga yang menggunakan potensio logaritmik untuk volume dan tone. Malah ada juga yang menggunakan linear untuk volume dan logaritmik untuk tone.

Intinya semua sah-sah saja, tinggal menyesuaikan dengan keinginan dan kebutuhan permainan kita.


Sedikit Perdebatan Tentang Nilai Resistansi Potensiometer
Namanya juga internet, tempatnya debat kusir dan opini hehehe... Kali ini tentang nilai resistansi potensiometer. Memang secara umum 500k untuk humbucker, 250k untuk bass dan single coil.Tapi kita dapat menaikkan atau menurunkan angka resistansi tersebut sesuai dengan kebutuhan.

Misalnya kita memiliki gitar yang sangat 'mendem' atau kurang memiliki clarity atau kejelasan nada, maka kita bisa mencoba potensio 500k atau bahan 1 M (1 juta ohm) untuk menambah frekuensi high. Dulu pemain country ada yang menambahkan potensio 1 M ohm pada Telecaster untuk menghasilkan suara ngejring yang khas.

Begitu juga dengan bass. Bass saya sekarang menggunakan 500k untuk potensionya. Tidak ada masalah, malah sekarang bass tersebut memilki karakter sound yang cukup unik. Jadi intinya kita harus mencoba berbagai potensio sampai menemukan sound yang kita suka.



Begitu banyak parts di gitar yang berpengaruh pada keluaran sound gitar. Terutama pada elektroniknya, karena di gitar dan bass elektrik itu adalah jantungnya. Memang tidak ada jenis atau tipe yang paling benar, namun kita harus mengetahui fungsi setiap komponen gitar untuk membantu menemukan signature sound kita.

Sekian artikel tentang memilih potensiometer untuk gitar dan bass, sampai jumpa di artikel menarik lainnya hanya di Guitarsquartz.

Read More...