IBX5981FE7FCD958 Tips Setting Bass Gitar Elektrik

Tips Setting Bass Gitar Elektrik

Leave a Comment
Guitarsquartz.net- Set up atau settingan sebuah alat musik sangat penting untuk musisi. Pentingnya setting alat musik sering diabaikan dan kadang player sendiri tidak tahu bagaimana setting alat musik yang benar, dalam hal ini bass elektrik.

Settingan yang tepat akan membuat bass semakin nyaman bagi playernya dan secara psikologis mempengaruhi permainan bass menjadi lebih rileks. Di sini di katakan settingan yang "tepat" karena masing-masing orang memiliki ciri khas settingan bass nya sendiri.

Ada beberapa tempat yang harus kita perhatikan untuk setting bass. Setiap settingan ini sebaiknya di sesuaikan dengan gaya permainan serta kebutuhan kita.

Bridge
Di bridge kita mengatur intonasi serta ketinggian senar pada fretboard. Intonasi sendiri harus tepat, ini tidak bisa di tawar. Tapi untuk ketinggian senar kita bisa mengatur sesuai dengan gaya permainan.

Jika kita termasuk player yang memiliki attack kuat, maka bisa menaikkan ketinggian saddle satu atau dua putaran. Karena jika kita memetik senar dengan kuat namun memiliki action atau ketinggian senar yang rendah ada kalanya senar jadi fales atau kurang jelas atau buzzing. Senar yang lebih tinggi untuk mengakomdasi agar senar bisa bergetar lebih bebas walau dengan petikan yang keras.

Sedangkan untuk yang memetik senar dengan attack yang normal bisa menurunkan ketinggian senar sedikit agar bisa menambah speed pada picking hand.

Pickup
Ketinggian pickup sebaiknya diatur tidak terlalu tinggi karena dapat menghalangi tangan kanan atau juga membuat pick tersangkut. Setelah itu atur ketinggian pickup dari senar terendah dan tertinggi, dalam hal ini senar E dan G.

Jika kita perhatikan, senar E bersuara lebih keras karena memiliki senar paling besar. Karena itu ketinggian pickup di senar E bisa diturunkan sedikit bila volume senar E menutup atau overpowering senar lain.

Perhatikan pole piece senar A dan D

Sesuai dengan bentuk fretboard, maka senar terjauh dari pickup adalah senar A dan D. Kadang di beberapa bass senar A dan D sedikit lebih pelan dibanding senar E dan G. Hal tersebut karena pole piece atau magnet pickup yang datar. Pada beberapa bass seperti Fender memiliki polepiece di senar A dan D yang sedikit dinaikkan, untuk membantu agar volume lebih balans dari senar E ke G.
Dimarzio Model P dan Model J

Atau ada juga pickup seperti Dimarzio Model J dan Model P, memiliki polepiece yang bisa diatur ketinggiannya untuk mencapai volume yang lebih seragam dari tiap senar. Ini merupakan solusi terbaik untuk mencapai volume antar senar yang sama. Sayangnya tidak banyak pickup bass yang dibuat memiliki pole piece yang bisa di-adjust.

Fretboard
Fretboard memiliki ukuran kelengkungan yang disebut dengan radius. Semakin besar radius maka akan semakin datar sebuah fretboard. Fretboard datar biasa ditemukan pada bass yang bergaya modern seperti Ibanez, Spector, atau Warwick. Fretboard lebih cembung ada pad bass bergaya vintage seperti Fender atau Gretsch.

Bass Fender vintage memiliki radius 7,5" (inci). Sangat cembung jika dibanding kan Warwick atau Ibanez yang bisa memiliki radius hingga 16 atau 20".

Fretboard yang datar memungkinkan untuk disetting ketinggian senarnya hingga serendah mungkin.  Dengan demikian kita bisa menambah speed permainan, terutama untuk musik ber genre metal atau progresif.

Kita bisa saja mengubah fretboard yang memiliki radius cembung menjadi lebih datar, menggunakan amplas khusus fretboard (sebaiknya dibawa ke luthier atau tempat reparasi gitar).

Neck
Artikel sebelumnya sudah sempat dibahas tentang truss rod, yaitu sebuah alat untuk mengoreksi kelengkungan neck. Apa dan bagaimana truss rod bekerja, bisa dilihat di artikel berikut ini.

Bentuk belakang neck atau disebut juga neck profile memiliki sangat banyak variasi. Ada yang berbentuk D, U, V, oval dan lain sebagainya. Terkadang neck bass terasa terlalu tebal untuk tangan kita. Sebenarnya kita bisa saja menipiskan neck dengan amplas bila terasa terlalu tebal. Namun sebaiknya berhati-hati sekali dan diserahkan pada ahlinya. Sebab jika terlalu tipis neck bisa kekurangan kekuatannya dan ditakutkan cepat rusak.

Nut
Nut memang hanya sebagai tumpuan senar setelah dari tuner. Tapi tanpa nut yang dipotong dan diasah dengan benar, maka masalah intonasi, action, hingga tone dapat terjadi di kemudian hari. Material nut yang baik adalah graphite atau tulang, atau juga material sintetis seperti buatan Graphtech.

Lebar slot pada nut sebaiknya disesuaikan dengan ukuran senar. Yang sering dilupakan orang adalah ketika mengganti senar dengan ukuran lebih besar tanpa memperhatikan slot nut nya, apakah senarnya muat dengan baik atau tidak. Slot nut yang tidak sesuai dengan ukuran senar dapat menimbulkan masalah intonasi serta dapat merusak nut itu sendiri. Tapi memasang dan memahat nut sebaiknya dilakukan oleh teknisi atau luthier berpengalaman.

Sekian tips setting untuk bass, semoga dapat bermanfaat bagi para pembaca sekalian. Nantikan terus berbagai macam artikel menarik lainnya hanya di Guitarsquartz.

0 comments: