IBX5981FE7FCD958 Profil Gitaris Jimi Hendrix

Profil Gitaris Jimi Hendrix

Gitar menjadi salah satu alat musik terpopuler di dunia. Tak hanya itu, banyak gitaris populer dan legendaris yang menginspirasi musisi di seluruh dunia dan menarik lebih banyak orang yang berminat untuk menjadi gitaris. Pada kesempatan kali ini kita akan membahas profil gitaris Jimi Hendrix dan juga perkembangan karirnya. Jimi Hendrix merupakan gitaris populer yang banyak menginspirasi para musisi saat ini.  Simak tentang deskripsi profil Jimi Hendrix berikut ini.

Kehidupan Awal Jimi Hendrix
Jimi Hendrix lahir pada 27 November 1942 dengan nama asli Johny Allen Hendrix. Ia lahir di Seattle dan besar bersama keluarganya. Ia pertama bermain gitar pada umur 15 tahun. Namun saat itu Jimi Hendrix belum memutuskan untuk sepenuhnya menjalani karir sebagai gitaris.


Pada tahun 1961 ia masuk ke dunia militer sebagai trainee dan kembali dengan penghargaan di tahun berikutnya. Meskipun memiliki prospek yang bagus untuk merintis karir di dunia militer, Jimi Hendrix kembali ke passion awalnya sebagai gitaris dengan aliran musik  rock.

Karir Awal Jimi Hendrix
Awal karir Jimi Hendrix bermula dengan mengikuti gig dan menjadi pemain gitar backing beberapa band hingga tahun 1965. Pada tahun 1966 ia memutuskan untuk pindah ke Inggris. Di Inggris, ia bertemu dengan beberapa musisi yang kemudian menjadi rekan bermainnya.

Di Inggris, karirnya meningkat lebih dahulu dibandingkan dengan di negara asalnya, Amerika Serikat. Beberapa rilis musik yang ia produksi meraih sukses besar di Inggris seperti The Jimi Hendrix Experience, Hey Joe, Purple Haze, dan The Wind Cries Mary.

Nama Jimi Hendrix makin populer di Amerika Serikat pada tahun 1967 dan 1968 dengan pada album ketiga dan terakhirnya yaitu Electric Ladyland. Sebelumnya ia tampil di Monterey Pop Festival yang kemudian menjadikannya banyak dikenal oleh penggemar musik Amerika Serikat.

Puncak Karir Jimi Hendrix
Pada jangka karirnya yang singkat, Jimi Hendrix mampu meraih sukses dengan albumnya Electric Ladyland yang berhasil menduduki tangga lagu nomor satu di Amerika Serikat. Tak hanya itu, ia juga berhasil menjadi pemain gitar dengan bayaran termahal hingga masuk di headline koran Amerika Serikat.

Musik yang ia ciptakan memiliki kombinasi antara hard rock dengan eletrical blues. Kemampuan bergitarnya mampu menciptakan efek amplifier yang tidak menarik menjadi sesuatu yang enak di dengar. Dengan skillnya yang mumpuni, meskipun karirnya singkat, namun ia berhasil menjadikan gitaris berpengaruh pada dunia permusikan dunia.

Dalam karirnya yang singkat, Jimi Hendrix telah mendapatkan sejumlah penghargaan seperti Performer of The Year oleh Rolling Stone, Pop Musician of The Year oleh Melody Maker pada tahun 1967. Ia juga meraih penghargaan World Top Musician oleh Disc and Echo pada tahun 1969 dan juga penghargaan lainnya. Kemampuannya mengubah efek amplifier menjadi pemanis permainan gitarnya menginspirasi girari elektrik dunia yang membuatnya sangat berpengaruh.

Kematian Jimi Hendrix
Karir Jimi Hendrix yang melesat sayangnya harus berakhir dengan cepat pada usianya yang baru 27 tahun. Jimi Hendrix belum genap berusia 28 tahun ketika ia mengalami asphyxia. Asphyxia adalah keadaan dimana korban menelan kembali muntahan saat tidur sehingga mengalami gangguan pernapasan dan kekurangan oksigen. 

Sebelumnya ia menelan obat tidur sang kekasih sebanyak 9 pil yang 18 kali melebihi dosis yang dianjurkan. Karena keracunan obat ini saat tidur, posisi tidur Jimi Hendrix menjadikannya gagal mengeluarkan muntahan dari keracunan sehingga menghentikan pernapasannya.

Meskipun meninggal pada usia muda, gitaris Jimi Hendrix tetap dikenang dan menjadi salah satu gitaris paling berpengaruh di dunia.