Memilih Power Supply Untuk Efek Gitar Dan Bass

Leave a Comment
Guitarsquartz.net- Power supply diperlukan agar efek dapat berfungsi. Seperti kita tahu efek gitar membutuhkan tenaga listrik dari sebuah adapter atau power supply.

Sekarang sudah ada cukup banyak power supply buatan pabrikan atau lokal yang berkualitas.  Yang jelas power supply dapat digunakan untuk semua efek gitar dan bass. Tapi sebelum membeli power supply ada beberapa hal yang harus kita ketahui. Agar efek tidak rusak atau juga kemungkinan  merusak power supply itu sendiri.

Polaritas Power Supply
Sebelum kita membahas tentang power supply untuk pedalboard, ada satu hal yang harus kita pahami dengan benar. Yaitu polaritas dari dc jack efek. Pada beberapa efek seperti Boss atau Behringer, dapat diketahui dengan mudah polaritasnya karena tertera di badan efek. Biasanya efek menggunakan polaritas 9V center negative seperti di bawah ini.
Karena itu meskipun kita menemukan sebuah power supply dengan keterangan 9V, jangan buru-buru membeli atau mencobanya pada efek. Kita harus pastikan dulu polaritasnya sesuai dengan spesifikasi efek. Jika kita menggunakan polaritas yang salah, maka dapat membakar komponen didalam efek.

Memang ada juga efek yang menggunakan polaritas center positive, biasanya efek-efek vintage sebelum tahun 80-an. Tapi jarang ditemukan, biasanya efek gitar identik dengan center negative. Sebaiknya cek di buku manual efek jenis polaritas apa yang digunakan.

Jika kurang paham dengan istilah center negative atau positive, bisa melihat gambar di bawah ini.
Jadi center merupakan bagian tengah dari sebuah dc jack power supply. Beberapa peralatan elektronik dengan daya 9V memiliki polaritas center positive.
Karena itu jangan sampai tertukar atau tergoda membeli power supply 9V yang tidak sesuai dengan efek, yang malah bisa merusak efek. Saat ini rata-rata pembuat efek baik butik perorangan maupun pabrikan menggunakan 9V center negative.


Voltase
9V adalah voltase efek gitar yang paling umum. Ada beberapa efek gitar bass yang membutuhkan hingga 12 atau 18V, biasanya yang memiliki sirkuit tabung didalamnya. Sebaiknya kita mengetahui dengan pasti voltase yang dibutuhkan oleh sebuah efek, jika tidak bisa fatal akibatnya.

Ampere
Ampere atau pada efek biasanya dinyatakan dalam mili Ampere (mA) adalah kekuatan arus yang dibutuhkan agar sebuah efek dapat berfungsi.

Efek-efek analog seperti overdrive, distorsi, atau delay analog hanya membutuhkan arus yang kecil, berkisar antara 5 hingga belasan mA. Sedangkan efek dengan komponen digital membutuhkan daya yang jauh lebih besar, mulai dari 100 hingga 500 mA ke atas.

Power supply atau adapter yang kita punya harus melebihi kebutuhan arus dari seluruh efek yang kita punya. Misalkan total arus yang dibutuhkan semua efek kita adalah 750mA, maka power supply yang digunakan harus berada di angka 1000mA (1 Ampere) atau lebih. Jangan menggunakan power supply dengan arus yang lebih rendah dari kebutuhan efek, karena bisa merusak power supply dan kemungkinan menghanguskan sirkuit didalamnya.


Isolated, Regulated Power Supply
Kita sering mendengar istilah istilah berikut ini pada toko online atau toko musik. Istilah tersebut digunakan untuk menjelaskan fitur yang ada di pada power supply tersebut.

Isolated
Isolated artinya setiap output dari power supply memiliki koneksi groundnya sendiri. Kelebihan dari power supply isolated adalah noise yang cukup kecil walaupun kita menggunakan efek yang cukup noisy seperti fuzz atau compressor. Power supply non isolated contohnya adalah daisy chain yang sumbernya berasal dari satu output power supply.

Regulated
Regulated berarti keluaran voltase tetap stabil walaupun input voltasenya naik turun. Power supply yang regulated diperlukan terutama untuk efek digital. Voltase yang berubah-ubah dapat merusak komponen efek digital.

Power Supply Switching Dan Linear
Kali ini bahasannya agak sedikit teknis. Ada dua macam cara kerja power supply, yaitu Linear dan Switching.

Power supply linear menggunakan sirkuit untuk mengubah dan menurunkan voltase, sedangkan power supply switching menggunakan komponen elektronik yang melakukan switch on dan off sangat cepat untuk mengatur voltase.

Power supply linear mengubah kelebihan voltase dalam bentuk panas dan biasanya menggunakan transformer yang berukuran lebih besar. Sedangkan power supply linear berukuran lebih kecil dan jauh lebih efisien karena tidak mengeluarkan emisi panas, tapi beberapa power supply switching juga menghasilkan noise yang cukup besar.

Kelebihan dan Kekurangan Linear Dan Switching Power Supply
Sebenarnya baik Linear atau Switching jika didesain dan dibuat dengan benar, akan menghasilkan power yang stabil dan kuat serta dengan noise yang kecil juga.

Namun salah satu kekurangan linear power supply adalah harus menyesuaikan dengan voltase yang digunakan suatu negara. Jadi jika kita menggunakan power supply untuk 220V (Indonesia) di negara dengan voltase 110V atau 100V (Amerika dan Jepang), atau sebaliknya, maka bisa dipastikan power supply kita rusak.

Sedangkan switching power supply yang canggih dapat digunakan di seluruh negara karena dapat menyesuaikan voltase secara otomatis, dan juga dapat beroperasi dengan noise yang sangat kecil.

Baterai

Kita bisa juga menggunakan baterai rechargeable untuk memberi daya efek gitar dan bass kita. Kelebihan menggunakan baterai recharge adalah noise yang kecil serta dapat dibawa dan dipindahkan dengan mudah tanpa perlu mencari colokan listrik. Cukup berguna bila digunakan dipanggung yang sulit mencari sumber listrik. Jadi semacam power bank untuk efek gitar.

Baterai yang disarankan untuk digunakan adalah 1,2V yang memiliki kapasitas Ampere cukup besar berkisar antara 800-1000mAh. Cukup memasukan 8 buah baterai 1,2V AA yang dihubungkan seri, ke dalam battery holder seperti ini.

Bila baterai yang kita gunakan 1,2V dengan 1000mAh, maka kita akan mendapatkan 9,6V 1000mAh. Walaupun lebih 0,6 V tapi masih alam untuk efek gitar 9V. Untuk memberi daya beberapa efek analog, maka ke 8 baterai tadi dapat bertahan cukup lama hingga beberapa kali pemakaian. Untuk baterai recharge yang awet dan tahan lama, saya menyarankan Panasonic Eneloop.

Kekurangan dari baterai recharge ini adalah kita harus membeli charger yang quick charge yang dapat mengecas baterai 2 jam atau kurang, jika tidak kita harus menunggu berjam-jam sebelum bisa menggunakannya. Kekurangan lain adalah tidak dapat memberi daya efek digital yang berdaya besar, karena efek digital biasanya membutuhkan daya 300-700mAh. Jika total efek membutuhkan arus yang besar, maka kita perlu mencari baterai dengan mAh lebih besar juga.

Kesimpulan
Dari beberapa pilihan serta spesifikasi power supply diatas, semuanya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing masing. Baik untuk power supply linear dan switching semuanya dapat digunakan untuk efek gitar dan bass kita. Beberapa yang bisa saya rekomendasikan adalah Voodoo Lab Power Plus 2 dan Strymon Ojai.
Sedangkan untuk baterai atau powerbank efek ada juga seperti Pedaltrain Volto atau Eneloop Pedal Juice, jika kita tidak mau bersusah-susah membuat sendiri.


Ok sampai di sini dulu artikel kita tentang berbagai power supply untuk efek gitar dan bass, bila ada pertanyaan langsung saja ditulis di kolom komentar. Jangan lewatkan berbagai news musik serta artikel menarik lainnya hanya di Guitarsquartz.

0 comments: