Mengenal Extended Range Bass (ERB) dan Extended Range Gitar (ERG)

Leave a Comment
Guitarsquartz.net-Gitar atau bass tradisional yang kita kenal biasanya hanya memiliki 6 senar untuk gitar dan 4 senar atau 5 untuk bass. Tapi kemajuan teknologi serta musik memungkinkan terciptanya gitar dan bass dengan range nada yang lebih banyak.
image by Metatonal Music


Mengenal ERB dan ERG
Apakah itu ERB dan ERG? Gitar dan bass dengan range nada yang melampaui gitar dan bass tradisional disebut sebagai gitar dan bass extended range, kadang disingkat juga dengan istilah ERG(extended range guitar) atau ERB(extended range bass).

1. Ciri Khas
Ciri yang paling mudah terlihat dari ERB atau ERG adalah jumlah senar. Contohnya adalah gitar dengan 8 senar. Untuk bass contohnya adalah bass 6 senar. ERB dan ERG diciptakan untuk memenuhi kreativitas musisi yang tidak tersampaikan dengan alat musik tradisional.  

Contoh ERB

Contoh ERG

Meskipun bukan milik genre musik tertentu, ERB dan ERG lebih akrab di kalangan musisi metal ataupun progresif. Contohnya Meshuggah dengan gitar 8 senar yang digunakan oleh Fredrik Thordendal dan Marten Hagstrom, ataupun John Myung, pemain bass Dream Theater yang selalu menggunakan bass 6 senar. 

Namun perlu diperhatikan bahwa jumlah senar tidak selalu membuat sebuah instrumen menjadi ‘extended range’. Selama instrumen tersebut memiliki jangkauan nada diatas atau dibawah tuning standar. Hal ini masih berhubungan dengan poin nomor 4.

2.Tuning
Setiap ERB dan ERG memiliki tuning yang berbeda-beda, karena setiap musisi memiliki tuningnya masing-masing. ERG yang sekarang sedang terkenal, gitar 8 senar, memiliki tuning F# B E A D G B E, seperti tuning standar dengan tambahan dua senar rendah B dan F#. Namun ada juga  menyetemnya dengan tuning lain, misalna B E A D G B E A’. Dengan tuning ini, gitar memiliki tambahan range high dan low. 

Sedangkan contoh ERB adalah bass diatas 5 senar. Umumnya ERB tidak mengalami perubahan tuning apapun, masih disetem dengan interval 4th, hanya saja jumlah senarnya bertambah.Walaupun begitu, jumlah senar saja tidak membuat sebuah instrumen menjadi ERB atau ERG (poin 1).

3.Jumlah Senar
Masih berhubungan dengan poin sebelumnya, jumlah senar pada ERB maupun ERG bisa berapa saja. Selain 8 senar, ERG kini juga ada yang bersenar 9 dan 10, walaupun sebagian besar merupakan custom dan tidak dijual massal. Salah satu pemain ERB, Yves Carbonne, menggunakan bass custom dengan 12 senar, dan memiliki range nada yang sama dengan piano.  
Itu hanya sedikit contoh betapa tak terbatasnya desain ERG dan ERB. Oh iya, untuk contoh lain ERG bisa melihat permainan Tosin Abasi, pemain gitar Animals As Leader.

4.Sudah Ada Sejak Jaman Dahulu
ERB dan ERG tidak hanya milik musisi jaman sekarang. Sejak dulu musisi dan luthier bersama-sama menembus batas  dan norma instrumen pada umumnya. Dengan teknologi yang terbatas dan belum maju seperti sekarang, mereka dapat menciptakan sebuah intrumen yang luar biasa. 

Contohnya adalah sebuah instrumen bernama Theorbo. Instrumen ini pertama kali dikenal dibuat pada sekitar abad ke 16. Theorbo memiliki konstruksi yang unik, karena memiliki senar yang dituning seperti lute, serta senar lain yang berfungsi memainkan nada bass. Theorbo masih dibuat hingga saat ini, namun hanya luthier tertentu saja yang dapat membuatnya.
CC BY-SA 3.0, Link
Wikipedia 

Jonas Nordberg


Selain theorbo ada juga harp guitar, yaitu gitar akustik namun dengan tambahan senar yang dimainkan seperti harpa. Ada yang menjadi senar bass namun ada juga untuk memainkan nada yang lebih tinggi.

Andy Mckee


Keith Medley

Demikian artikel tentang Mengenal Extended Range Bass (ERB) dan Extended Range Gitar (ERG). Ternyata diluar sana masih banyak musisi yang bermain dengan cara yang unik dan tak terduga, untuk memainkan nada yang ada dalam imajinasi mereka. Semoga dapat menambah pengetahuan kita tentang musik. Berbagai artikel lainnya dapat kita baca hanya di Guitarsquartz. Sampai jumpa....




0 comments: