IBX5981FE7FCD958 Review Gitar Gibson J45

Review Gitar Gibson J45

Guitarsquartz.net – Apa kabar para pembaca Guitarsquartz, semoga berada dalam keadaan sehat. Review kali ini kita masih akan membahas gitar Gibson, yaitu Gibson J45. Gitar ini tidak sebesar J200 yang pernah kita review di artikel sebelumnya. Berukuran lebih ringkas seperti gitar-gitar aksutik pada umumnya.

Secara penampilan, J45 jauh lebih simpel dan to the point dibandingkan J200. Tapi melihat gitar ini kita sudah langsung tahu kualitasnya. Gibson memang selalu menjaga dengan ketat kualitas gitar-gitar buatan mereka.

Ok, mari kita langsung review Gibson J45 ini!

Spesifikasi
Menggunakan bahan yang tidak jauh berbeda dengan J200, J45 masih menggunakan bahan Sitka Spruce untuk topnya, tapi kali ini kayu mahoni yang digunakan untuk neck, back, serta sidesnya. Perubahan material kayu ini juga menghasilkan sound yang berbeda juga. Nanti akan kita bahas di segmen sound. Fretboard dan bridge masih menggunakan kayu rosewood.

J45 memiliki scale length yang lebih pendek dari gitar akustik biasanya, yaitu 24,75 inci. Radiusnya juga sama dengan Les Paul. Jika Anda pernah memainkan Les Paul maka kira-kira seperti itu jugalah feel yang kita dapatkan di J45. Gitar ini sudah dilengkapi dengan pickup dan preamp dari LR Baggs, tapi tanpa dilengkapi ekualiser, hanya kontrol untuk volume  saja. Preampnya mendapat power dari sebuah baterai 9v.

Playability
J45 sungguh menyenangkan untuk dimainkan! Karena lebih pendek dari gitar akustik biasa, maka jari kiri kita tidak perlu menekan terlalu kuat. Senar akustik yang cukup besar pun tidak terasa terlalu menyakitkan jari. J45 juga nyaman untuk dimainkan dalam waktu yang lama.

Fretboardnya juga nyaman, tidak ada ujung fret tajam yang mengganggu. Settingan dari pabrik juga sudah terasa pas. Anda dapat menaikkan action senar bila perlu, jika power jari cukup kuat. Action tinggi tidak terlalu membuat senar jadi keras karena scale length yang lebih pendek. Penempatan preamp J45 terletak di dekat soundhole. Mungkin agak aneh untuk yang terbiasa melihat box preamp di sisi bodi gitar. Tapi penempatan preamp ini sebenarnya lebih memudahkan kita untuk mengatur volume saat bermain, karena tangan kita tidak perlu berpindah posisi.

Sound
Meskipun berukuran cukup kecil, J45 memiliki suara yang tidak kalah dari gitar yang berukuran besar. Bassnya cukup dalam dan jelas serta treble nya clear. Pickupnya juga dapat menampilkan suara akustik yang jernih. Sound serbaguna ini bisa digunakan untuk kebutuhan solo fingerstyle ataupun sebagai instrumen pengiring. Walaupun tidak terdapat eq di gitar ini, kita bisa mengeluarkan berbagai warna suara berbeda dari teknik permainan kita, karena J45 ini juga cukup responsif untuk suara petikan jari maupun pick. Memang jika memetik senar terlalu keras, buzzing dari senar cukup terdengar. Tapi bukan masalah, kita tinggal menyesuaikan teknik bermain atau mengatur ketinggian senar.

Kesimpulan
Gitar ini memiliki nama julukan “Workhorse” atau kuda pekerja. Julukan ini diberikan karena J45 dapat dimainkan untuk berbagi macam gaya bermusik serta cocok digunakan siapa saja. Ukuran scale lengthnya yang pendek pun memudahkan tangan kiri kita untuk bermanuver karena jarak antar fretnya juga lebih pendek. Sound nya memang tidak selantang atau sekeras J200, tapi kualitas not yang dihasikan J45 seperti sebuah speaker hifi, dengan definisi bass yang cukup jelas dan treble yang renyah. J45 adalah sebuah gitar all-around untuk berbagai kebutuhan dan kesempatan. J45 bisa Anda miliki dengan kisaran harga 30 juta Rupiah, belum termasuk pajak.

Demikian review Gibson J45 ini, tunggu terus berbagai artikel musik menarik lainnya, hanya di Guitarsquartz.